5 Klub Sepak Bola Tertua di indonesia, Nomor 3 Jadi Legenda!

Sepak bola memang sudah dikenal dan eksis di Indonesia bahkan sejak tahun 1910. Meskipun begitu, eksistensi klub sepak bola tertua ini tak kalah hebatnya dengan munculnya klub-klub terbaru saat ini.

Tentunya sejumlah klub bola terlama ini juga memiliki peran dan andil yang besar dalam pembentukan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

Bahkan terdapat sejumlah klub bola tertua yang masih eksis sampai saat ini juga lho. Untuk itu, berikut ini kami berikan ulasan klub bola paling tua di Indonesia.

Daftar Klub Sepak Bola Tertua di Indonesia

1. Persebaya Surabaya (1927)

Persebaya Surabaya (1927)

Persebaya Surabaya yang memiliki nama awal Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (SIVB) ini telah berdiri sejak 18 Juni 1927. Klub bola satu ini juga ikut andil dalam menginisiasi munculnya PSSI.

Kemudian pada 1943, tim ini mengganti namanya menjadi Persatuan Sepakbola Indonesia Soerabaja (Persebaja), lalu pada 1960 namanya secara resmi berganti menjadi Persebaya.

Selain itu, klub yang mendapatkan julukan Green Force ini menjadi salah satu klub yang paling berjaya,dengan 4 gelar Perserikatan dan 2 gelar Liga Indonesia.

Dimana persebaya berhasil meraih gelar pertamanya pada 1951. Kemudian perolehan gelar selanjutnya pada tahun 1952, 1975-1978, dan 1987-1988.

Selain itu, koleksi gelar selanjutnya berhasil mereka raih pada tahun 1996-1997 dan 2004 saat kompetisi sudah beralih nama menjadi Liga Indonesia.

Kini klub asal Surabaya ini juga masih aktif dalam setiap liga yang diselenggarakan di Tanah Air dan menjadi raksasa di Liga 1 Indonesia berkat dukungan dari penggemar setianya yang akrab disapa Bonek.

2. Persipura Jayapura (1925)

 

Persipura Jayapura (1925)Persipura berdiri pada 1 Januari 1925 dan menjadi satu-satunya klub di Indonesia yang tak pernah mengubah namanya.

Menjadi kebanggan masyarakat Jayapura, klub ini menjadi salah satu klub yang ditakuti di Indonesia. Bahkan sejak era perserikatan, Persipura tak pernah absen dalam menorah prestasi.

Persipura hampir mendapatkan seluruh gelar di kompetisi lokal, yang meliputi kejuaraan pada Divisi Utama Liga Indonesia 2005 dan Indonesia Super League selama tiga kali (2008-2009, 2010-2011, dan 2013).

Tak hanya itu saja, Persipura juga meraih kejuaraan pada Indonesia Community Shield pada 2009 dan Inter Islan Cup 2011. Kesuksesan Mutiara Hitam di Liga Super ini juga berkat pelatihnya, Jacksen Tiago.

Klub yang memiliki kelompok supporter bernama Persipura Mania ini bahkan pernah mencetak rekor sebagai klub Indonesia pertama yang berhasil menembus semifinal Piala AFC tahun 2014.

3. Persis Solo (1923)

Persis Solo (1923)

Klub sepak bola tertua di Indonesia selanjutnya adalah Persis Solo, yang didirikan pada 8 November 1923 oleh tokoh sepak bola asal Solo, yakni Sastro Sakno. Persis Solo juga dianggap memiliki jasa paling tinggi dalam pembentukan PSSI pada 1930.

Klub yang mendapatkan julukan “Laskar Samber Nyawa” ini memiliki nama awal Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB).

Kemudian di bawah kepemimpinan Soemokartiko, pada tahun 1928.namanya diubah menjadi Persis Solo, seperti yang kita kenal hingga saat ini.

VVB dibentuk dengan tujuan sebagai alat perjuangan bangsa Indonesia pada era perjuangan. Bahkan klub ini bisa dibilang legend dengan meraup semua gelar kejuaraan pada 1939 hingga 1943.

Pada tahun 1948 klub ini kembali meraih juara kompetisi tertinggi di Indonesia yang saat itu dikelola oleh Pemerintahan Jepang di Bumi Nusantara.

Klub yang berbasis di Surakarta, Jawa Tengah ini kian mendapatkan sorotan dari publik setelah Putra Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep mengambil alih kepemilikan klub tersebut.

4. PPSM Magelang (1919)

PPSM Magelang (1919)PPSM Magelang menjadi salah satu klub tertua yang tercatat dalam sejarah sepak bola Indonesia. Klub ini didirikan pada 15 Maret 1919 oleh pribumi bernama Wihardjo bersama beberapa tim lain, dengan nama Indonesische Voetbal Bond Magelang (IVBM).

IVBM juga menjadi salah satu penggerak perjuangan dalam dunia sepak bola di Indonesia sekaligus memiliki peran penting dalam berdirinya PSSI.

Klub yang bermarkas di Kota Magelang, Jawa Tengah ini mengubah namanya dari IVBM menjadi Persatuan Paguyuban Sepakbola Magelang (PPSM) pada tahun 1925.

Meskipun tidak semujur klub yang lain dalam peraihan prestasi, namun klub yang memiliki julukan “Laskar Macan Tidar” ini selalu mendapatkan dukungan penuh dari para penggenarnya.

Diketahui PPSM memiliki tiga kelompok suporter yang sangat fanatik meliputi Simolodro Magelang, Squadra Macan tidar, dan Gate 1. Ketiganya selalu setia mengawal PPSM baik saat berlaga di kandang maupun main tandang.

5. PSM Makassar (1915)

PSM Makassar (1915)Terakhir, klub sepak bola tertua di Indonesia adalah PSM Makassar. Menjadi klub sepak bola pertama yang dibentuk pada 2 November 1915. Saat ini memasuki usia ke-108.

Klub asal Makassar ini dulunya bernama Makassar Voetbal Bond (MVB) yang merupakan gabungan antara putra dari elite Belandan dengan putra pribumi Makassar.

Tim yang mendapatkan julukan “Juku Eja” atau “Ikan Merah” ini memiliki sejumlah pencapaian gelar yang patut diapresiasi.

Diantaranya meraih juara Liga Indonesia pada 1999, 2000, dan 2019 serta menjadi juara Piala Indonesia pada tahun 1989 dan 1999.

Kemenangan tersebut juga tak jauh dari dukungan supporter aktif mereka, yang meliputi The Macz Man, Red Gank, dan Laskar Ayam Jantan (JAJ).

Meskipun dinobatkan sebagai klub tertua di Indonesia, namun klub ini masih bertahan dan turut berkompetisi di Liga Indonesia hingga sekarang.

Itulah lima klub sepak bola tertua di Indonesia berserta dengan sejarah dan pencapaian mereka dalam perhelatan sepak bola di Tanah Air. Bahkan, beberapa dari mereka saat ini masih eksis dan aktif dalam setiap Liga Indonesia.