Cara Memilih Durian yang Matang dan Manis

Cara memilih durian matang dan manis tidaklah sulit. Meski begitu, masih banyak orang tidak mengetahui bagaimana caranya.

Sebagaimana diketahui, durian adalah tanaman tropis unik yang banyak ditemukan di negara – negara Asia Tenggara. Ia disebut raja buah karena ukurannya sangat besar, berat, dan memiliki daging tebal. 

Buahnya manis sedikit pahit dan bertekstur seperti mentega. Namun ciri – ciri paling menonjol dari durian adalah baunya yang menyengat.

Ada banyak pendapat tentang aroma menyengat dari buah ini. Beberapa orang menyukainya, meski tidak sedikit juga orang tidak menyukai baunya.

Dari mana bau menyengatnya berasal? Berdasarkan sebuah studi, di dalam durian terdapat 44 senyawa aktif, di antaranya sama dengan senyawa pada aroma sigung, karamel, telur busuk, buah, dan bawang.

Lebih lanjut tentang si raja buah ini, bagi para pecintanya, sensasi makan durian secara langsung dari kulitnya terasa lebih nikmat dibandingkan dengan membeli durian kemasan. Namun, pernahkah Anda kesal karena salah memilihnya.

Sudah merogoh kocek dalam – dalam tapi buahnya tidak memuaskan, Anda pasti kecewa minta ampun. Agar pengalaman buruk ini tidak terulang, berikut ini tips – tips memilih durian yang baik dan benar.

Kocok dan Dengarkan Buah Duriannya

Cara memilih durian itu mudah, cobalah pegang buahnya dengan kedua tangan, dekatkan ke telinga Anda dan goyangkan. Jika ada suara keras, berarti durian belum matang, dagingnya kering, mentah atau bijinya terlalu besar.

Jika tidak ada suara, mungkin masih mentah atau terlalu matang. Jika terlalu matang, dagingnya akan cenderung berair sehingga terasa berat atau sudah tidak segar lagi.

Jika Anda mendengar suara jernih dan tidak terlalu keras, artinya durian sudah memiliki kematangan ideal. Dagingnya pasti memiliki empuk dan tidak encer.

Dilihat dari Bau yang Wangi

Cara memilih durian selanjutnya adalah dengan mencium baunya. Cukup jelas bahwa si raja buah memiliki bau kuat, tetapi tidak semua orang tahu bahwa aroma kuat ini juga dipengaruhi oleh tingkat kematangan.

Bagian ujung pangkal merupakan bagian buah paling tebal sehingga sulit mengendus aromanya. Sebaliknya, hiruplah bau dari sepanjang garis pecahan di bagian tengah di antara duri – duri.

Jika tidak ada aromanya atau sudah sangat pudar, berarti durian masih mentah. Namun jika aromanya terlalu kuat dan menyengat, berarti terlalu matang.

Aroma idealnya tidak boleh terlalu samar dan tidak terlalu kuat. Butuh jam terbang tinggi untuk dapat menentukan tingkat kematangan ideal dengan cara ini.

Cara Memilih Durian dari Bentuknya

Durian ideal biasanya berbentuk tidak beraturan, lonjong atau agak lonjong. Bentuk yang tidak sempurna ini biasanya memiliki daging lebih aromatik dan lembut.

Selain bentuk tubuh, cobalah perhatikan bentuk tangkainya. Tangkai menandakan banyaknya nutrisi dari pohonnya, semakin tebal tangkai semakin banyak nutrisi yang diserap.

Selain ketebalan tangkai, penting juga untuk memperhatikan warnanya. Raja buah sudah tua jika tangkainya berwarna lebih gelap, sedangkan tangkai durian baru dipanen warnanya cokelat muda.

Durian tanpa tangkai kemungkinan besar sudah dipotong oleh penjualnya untuk menutupi kekurangannya. Lebih baik jangan memilih yang tidak punya tangkai.

Cara memilih durian selanjutnya adalah dengan memperhatikan duri – durinya. Warna duri dapat menunjukkan tingkat kematangan.

Duri berwarna hijau cerah menunjukkan buah masih mentah, sedangkan duri berwarna cokelat kering menunjukkan buah terlalu matang. Untuk kematangan yang sempurna, cari buah dengan duri berwarna hijau dengan ujung cokelat.

Cara Mudah untuk Mengupas Durian

Setelah mengetahui cara memilih durian, kini saatnya Anda mengetahui cara mengupas kulitnya. Karena memiliki kulit berduri keras dan tebal, perlu trik khusus untuk mengupasnya.

Jika belum terbiasa mungkin akan sedikit sulit. Tapi ada tips – tips berikut, sehingga mengupas menjadi lebih mudah.

  1. Potong di Bagian Atas Durian

Untuk memotongnya, letakkan sisi buah di atas permukaan datar dan bersih. Potong menggunakan pisau besar dan tajam.

Potong kulit tebal di bagian atas buah hingga 5 sampai 8 centimeter. Saat Anda memotong dengan tangan kanan, gunakan tangan kiri Anda untuk menarik kulit buahnya.

Setelah dipotong, sekarang gunakan tangan untuk membuka durian. Tarik kulit bekas potongan, pastikan Anda tetap berhati – hati agar tidak tertusuk durinya.

  • Angkat Buahnya

Anda bisa mengambil daging buah dan langsung memakanya. Cara ini paling lazim dilakukan, namun jika ingin menikmatinya setelah seluruh daging buah terangkat, Anda dapat menaruhnya di piring terlebih dahulu.

  • Sisihkan Bijinya

Perlu diketahui, cara menikmati si raja buah ini tidak hanya dengan memakan dagingnya saja. Biji durian juga dapat dimakan, tapi harus diolah terlebih dahulu, salah satunya dengan cara direbus.

  • Cuci Tangan

Mengupas si raja buah ini bisa membuat tangan Anda berbau sepanjang hari. Untuk menghilangkan baunya, cobalah mengalirkan air panas melalui kulit durian.

Kulit durian menghasilkan air alkali, bila dikombinasikan dengan sabun dapat membantu menghilangkan baunya. Cara ini disebut sebagai cara paling ampuh untuk menghilangkan bau menyengat di tangan setelah mengupas buahnya.

Kandungan Nutrisi yang Ada dalam Buah Durian

Setelah mengetahui cara memilih durian, perlu juga untuk mengetahui kandungan nutrisinya. Kandungan nutrisi pada si raja buah sangat tinggi jika dibandingkan dengan buah – buah lain. Dalam 250 gram durian mengandung nutrisi sebagai berikut ini.

Kalori: 360

Lemak: 15 gram

Karbohidrat: 72 gram

Serat: 11 gram

Protein: 6 gram

Vitamin C: 80 persen dari kebutuhan harian

Tiamin: 62 persen dari kebutuhan harian

Mangan: 40 persen dari kebutuhan harian

Vitamin B6: 40 persen dari kebutuhan harian

Kalium: 31 persen dari kebutuhan harian

Riboflavin: 30 persen dari kebutuhan harian

Tembaga: 26 persen dari kebutuhan harian

Folat: 23 persen dari kebutuhan harian

Magnesium: 20 persen dari kebutuhan harian

Niasin: 14 persen dari kebutuhan harian

Kandungan nutrisi ini menjadikan durian salah satu buah paling bergizi di seluruh dunia. Selain itu durian juga kaya akan senyawa yang sehat, termasuk antosianin, karotenoid, polifenol, dan flavonoid yang berfungsi sebagai antioksidan.

Jangan Makan Durian Campur Alkohol

Mengkonsumsi si raja buah bersamaan dengan alkohol dapat menyebabkan masalah. Menurut penelitian, senyawa seperti sulfur dalam durian dapat mencegah enzim memecah alkohol, sehingga kadar alkohol dalam darah akan meningkat.

Makan durian dan minum alkohol secara bersamaan dapat menyebabkan gejala seperti mual, muntah, dan jantung berdebar – debar. Untuk amannya, hindari makan durian dan minum alkohol secara bersamaan.

Manfaat Buah Durian untuk Kesehatan

Seluruh bagian dari tanaman si raja buah, mulai dari daun, akar, dan buahnya telah digunakan dalam ilmu pengobatan tradisional Malaysia. Semua bahan – bahan tersebut dipercaya bisa mengobati berbagai penyakit, termasuk demam tinggi, penyakit kuning, dan penyakit kulit.

Hasil studi menunjukkan bahwa si raja buah bermanfaat mengurangi risiko kanker,tetapi cara memilih durian juga harus diperhatikan. Antioksidannya dapat menetralkan radikal bebas pemicu kanker.

Selain itu, si raja buah juga bisa mencegah penyakit jantung. Beberapa senyawa dalam durian dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan risiko aterosklerosis, atau pengerasan arteri.

Si raja buah juga ampuh melawan infeksi. Kulit buahnya mengandung senyawa yang memiliki sifat antibakteri dan anti ragi.

Selanjutnya, si raja buah juga bisa menurunkan gula darah. Buah ini memiliki indeks glikemik lebih rendah daripada banyak buah tropis lainnya, sehingga lebih ampuh dalam menurunkan kadar gula darah .

Agar mendapat manfaat dan kenikmatan hakiki dari si raja buah, Anda memang harus pandai memilih buahnya. Cara memilih durian tidaklah sulit, namun dibutuhkan jam terbang tinggi, agar lebih jeli menentukan baik tidaknya kualitas durian.